Mencuci Tangan: Sehat atau Etika?

    338
    Ilustrasi mencuci tangan. Sumber gambar: Google

    Saya punya dua kebiasaan setiap kali berkunjung ke pusat perbelanjaan ataupun perkantoran. Yang pertama adalah mengunjungi toilet, dan yang kedua adalah melihat akses keluar untuk keadaan mendesak (emergency exit). Keduanya penting bagi saya, karena sama-sama berhubungan dengan keadaan “mendesak”. Tapi saya lebih tertarik untuk membicarakan yang pertama, dan karena gender saya mengharuskan (apabila mengalami keaadaan “mendesak”) untuk ke kamar kecil pria, maka saya hanya bisa bercerita dari sisi pria.

    Pernahkah kita memperhatikan bahwa setiap orang yang masuk dan keluar dari toilet umum, memiliki perilaku yang berbeda-beda? Kalau belum, silahkan coba amati, tentunya pada saat kita berada di dalam toilet.

    Ada yang masuk toilet langsung menuju ke urinoir (tempat buang air kecil berdiri), dan setelah selesai langsung menuju pintu keluar. Ada juga yang masuk ke bilik tempat buang air besar, dan setelah selesai lagi-lagi langsung menuju pintu keluar. Ada yang lebih mendingan sedikit karena sebelum “memulai acara” masih sempat mencuci tangan, tapi setelah selesai juga sama, langsung keluar. Di lain kesempatan, ada yang setelah ‘beracara’ sempat mencuci tangan, namun setelah selesai dalam keadaan tangan basah langsung keluar. Semuanya sama-sama membuat kita risih karena untuk keluar tentunya harus memegang handle (pegangan) pintu keluar, benda yang sama yang dipegang oleh kita.

    Jadi bagaimana etika yang sebenarnya berlaku? Kalau diperhatikan, toilet-toilet ini adalah fasilitas untuk umum, siapa saja bisa menggunakan fasilitas tersebut; Jadi secara logis, yang harus digunakan adalah bukan etika kita sendiri. Apakah mencuci tangan sebelum dan sesudah ke kamar kecil itu untuk kesehatan atau untuk etika? Kalau menurut saya kedua-duanya.

    Mencuci tangan sebelum menggunakan fasilitas umum seperti toilet adalah bentuk tanggung jawab untuk kebersihan dan kesehatan kita sendiri, menggunakan tissue untuk menekan tombol flush urinoir atau toilet duduk setelah menggunakan adalah juga untuk kebersihan dan kesehatan sendiri serta bentuk etika kita; Sedangkan mencuci tangan sesudah menggunakan toilet adalah untuk kebersihan dan kesehatan diri kita sendiri dan juga untuk etika.

    Singkatnya, mari biasakan untuk selalu mencuci tangan sebelum dan sesudah ‘beracara’ di toilet, dan jangan lupa membawa tissue terutama digunakan saat membuka pintu keluar toilet. Karena toilet umum adalah milik bersama! Mari hidup lebih bersih dan sehat!

    -FL