Apakah Negara Besar Pasti Makmur?

    64
    Bendera Republik Indonesia

    Dengan luas wilayah 1,90 juta km2, Indonesia termasuk negara ke-15 terluas di dunia. Rusia menempati urutan pertama negara terluas di dunia, yaitu lebih dari 17 juta km2. Berturut-turut di bawah Rusia adalah Kanada 9,9 juta km2, Amerika 9,8 juta km2 dan China 9,5 juta km2. Meksiko menempati posisi di atas Indonesia dengan luas 1,96 juta km2 dan kemudian Sudan 1,86 km2 terpaut satu posisi di bawah Indonesia.

    Sumber: Worldatlas.com

    Barangkali ada yang berpikir bahwa Indonesia dengan luas sebesar itu tentu memiliki banyak keragaman dan kekayaan yang berlimpah sekaligus. Apalagi posisi Indonesia terletak di khatulistiwa yang memiliki iklim lebih ramah terhadap kehidupan. Tidak ada cuaca yang terlalu ekstrim, panas ataupun dingin. Banyak sekali tanaman pangan yang bisa tumbuh baik di iklim tropis ini. Lagipula hampir seluruh wilayah daratan dapat dihuni.

    Jika luas wilayahnya besar tetapi berupa padang pasir atau padang salju, tentunya sangat sulit untuk dihuni. Bahkan jika berupa padang rumput sabana dan stepa juga lumayan sulit untuk dihuni populasi besar. Contoh Rusia yang memiliki luas 9 kali Indonesia, ternyata tidak semua wilayahnya dapat dihuni, karena cuaca yang terlalu ekstrim. Siberia, salah satu wilayah paling utara Rusia hanya berpenghuni sekitar 3 orang per km2. Sebagai perbandingan populasi rata-rata di Indonesia adalah 144 orang/km2.

    Peta Dunia, sumber: Political map of the world, Wikipedia

    Itu artinya negara yang memiliki wilayah besar, belum tentu identik dengan kemakmuran. Selain faktor iklim, kekayaan alam termasuk mineral dan pertambangan juga menentukan kemakmuran suatu negara. Tentunya kesiapan infrastruktur yang memadai juga sangat penting untuk meningkatkan kemakmuran suatu negara. Tanpa infrastruktur yang memadai, maka akan timbul ketimpangan yang sangat dalam. Hasil bumi, perkebunan atau kekayaan alam yang terlambat atau tidak terkirim sangat menghambat kemajuan suatu wilayah.

    Dengan membangun jalan tol, kereta api, pelabuhan udara dan laut yang terencana secara baik, maka infrastruktur Indonesia akan semakin memadai. Dampak positifnya tidak dapat langsung dirasakan dalam waktu cepat. Tapi dalam jangka panjang, Indonesia pasti akan masuk sejajar dengan negara makmur lainnya. Jadi memiliki negara yang luas tidak secara otomatis menjadi negara makmur.