Ayo Nitip Oleh-Oleh

58
source: pxhere.com

Menitip oleh-oleh atau buah tangan adalah hal lumrah bagi penduduk di Asia, terutama di Indonesia. Jika ada info kerabat atau teman yang ingin bepergian atau balik dari luar kota, biasanya segera dititipi beberapa orang. Selain makanan, juga termasuk produk pakaian, aksesoris, gawai, buku dan sebagainya, yang sering diminati. Banyak alasan di balik itu, antara lain ingin menikmati makanan/ penganan atau produk dari luar wilayahnya. Atau supaya bisa ikut menikmati hasil perjalanan teman atau kerabat.

Kebiasaan ini kadang merepotkan pihak yang dititipi, karena butuh waktu ekstra untuk mencari, membeli dan membawanya. Belum lagi untuk barang tertentu yang butuh pembungkus sendiri. Apalagi jika barang yang dititipi banyak atau harganya lumayan mahal. Pihak yang menitip selayaknya membayar barang yang dipesan. Tapi dalam kenyataannya, banyak juga orang yang tidak atau lupa membayar pesanannya.

Hal ini yang lalu mengilhami seorang anak muda yang sedang kuliah di luar negeri beberapa tahun lalu. Setelah balik ke Indonesia, ia lalu bersama beberapa rekannya membuat Bistip.com, sebagai wadah untuk kegiatan titip-menitip di Indonesia. Bistip.com diluncurkan pertama kali tahun 2011, hingga sekarang telah mengalami banyak perubahan. Untuk menjaga kepastian pembayaran, terdapat Bistip SafePay sebagai rekening jaminan sementara. Sistem pembayaran seperti Paypal juga bisa digunakan di Bistip.

Bagaimana cara kerja Bistip?

Bistip adalah perantara yang mempertemukan orang yang melakukan perjalanan dengan orang yang menitip barang. Pihak yang dititipi mendapat tip untuk pembelian barang. Hampir semua barang yang legal dapat dititipkan, termasuk dokumen.

Contoh:
Herry mengakses Bistip.com, lalu memasukkan informasi bahwa ia akan ke Pontianak tanggal 8 Desember 2017 dan balik ke Jakarta 10 Desember 2017. Beberapa hari kemudian ada 2 penitip yang merespon. Yang pertama ingin menitipkan sepatu untuk adiknya di Pontianak dan yang kedua ingin titip beli dodol Pontianak. Negosiasi pun terjadi di antara mereka mengenai detail barang, harga dan tip yang akan diberikan. Lalu masing-masing penitip mentransfer dana ke Bistip SafePay supaya Herry bisa mendapat kepastian segera. Setelah perjalanan dilaksanakan, mereka bertemu di Jakarta untuk penyerahan barang dan Herry segera mendapat pembayaran dari Bistip SafePay.

Penitip dan pihak yang dititipi sama-sama mendapat keuntungan.