Lagu “Ready for It” oleh Taylor Swift telah menjadi salah satu lagu yang menarik perhatian penggemarnya sejak dirilis pada 2017. Dengan lirik yang penuh makna dan nuansa romantis, lagu ini tidak hanya menyentuh hati pendengar, tetapi juga mengundang rasa penasaran tentang arti sebenarnya di balik setiap kata yang diucapkan. Banyak yang bertanya-tanya, apa makna dari “Ready for It”? Bagaimana lirik-lirik dalam lagu ini bisa menggambarkan perasaan cinta yang intens dan penuh tantangan?
Dalam liriknya, Taylor Swift mencoba menyampaikan pesan tentang kesiapan untuk menjalani hubungan yang lebih dalam, baik itu dalam konteks percintaan maupun dalam kehidupan pribadi. Dari awal hingga akhir, lagu ini membawa pendengar ke dunia yang penuh dengan misteri, permainan, dan kesempatan untuk membangun sesuatu yang baru. Tidak heran jika banyak orang merasa terhubung dengan lagu ini, karena setiap baris liriknya mengandung makna yang dalam dan bisa diinterpretasikan berbeda-beda tergantung pada pengalaman hidup seseorang.
Selain itu, “Ready for It” juga memiliki makna tersembunyi yang mungkin tidak semua orang sadari. Ada beberapa teori yang mengatakan bahwa lagu ini bercerita tentang hubungan Taylor Swift dengan Joe Alwyn, mantan kekasihnya yang dikenal sebagai aktor. Dalam liriknya, ia menggambarkan bagaimana ia merasa tertarik pada seseorang yang memiliki sisi gelap namun menarik. Ini menunjukkan bahwa makna lagu ini tidak hanya sekadar tentang cinta, tetapi juga tentang eksplorasi diri dan ambisi untuk menciptakan sesuatu yang unik.
Makna Lagu “Ready for It” dan Pesan yang Disampaikan
Lagu “Ready for It” adalah contoh sempurna dari bagaimana musik bisa menjadi sarana ekspresi emosi yang mendalam. Dalam lagu ini, Taylor Swift menggunakan metafora dan simbol untuk menyampaikan perasaannya terhadap seseorang yang ia anggap istimewa. Ia tidak hanya menggambarkan cinta, tetapi juga menggambarkan permainan pikiran dan keinginan untuk menguji komitmen seseorang.
Dalam lirik pertama, ia berkata, “I knew he was a killer the first time that I saw him.” Ini menunjukkan bahwa ia melihat sisi gelap dari orang yang ia sukai, tetapi justru hal itu membuatnya semakin tertarik. Ia merasa seperti “phantom” atau “ghost”, yaitu sosok yang sulit dijangkau dan penuh misteri. Ini mencerminkan bagaimana cinta bisa menjadi hal yang menantang dan penuh risiko, tetapi juga sangat menarik.
Kemudian, ia menggambarkan bagaimana ia ingin menguasai situasi dengan cara yang unik. Dalam lirik “But if he’s a ghost, then I can be a phantom”, ia menunjukkan bahwa ia siap untuk menjadi sama misteriusnya seperti orang yang ia sukai. Hal ini menunjukkan bahwa ia tidak hanya ingin dicintai, tetapi juga ingin memiliki kontrol atas hubungan tersebut.
Pada bagian pre-chorus, ia mengatakan, “I see how this is gonna go.” Ini menunjukkan bahwa ia sudah memprediksi bagaimana hubungan ini akan berkembang. Ia percaya bahwa mereka akan saling menarik dan bahkan mungkin akan menjalani hubungan yang penuh dengan tantangan. Dalam lirik “Island breeze and lights down low”, ia menggambarkan sebuah dunia yang terisolasi, tempat mereka bisa bersama tanpa ada yang mengganggu. Ini bisa menjadi simbol dari keinginan untuk menjaga hubungan mereka tetap rahasia dan pribadi.
Kesiapan untuk Menjalin Hubungan yang Berarti
Salah satu pesan utama dari lagu “Ready for It” adalah tentang kesiapan untuk menjalin hubungan yang lebih dalam. Dalam lirik “Are you ready for it?”, Taylor Swift secara langsung bertanya kepada orang yang ia sukai apakah ia benar-benar siap untuk mengambil langkah selanjutnya. Ini menunjukkan bahwa ia tidak hanya ingin bermain-main, tetapi juga ingin membangun sesuatu yang nyata dan berkelanjutan.
Dalam lirik lainnya, ia mengatakan, “I know I’m gonna be with you, so I take my time.” Ini menunjukkan bahwa ia percaya bahwa hubungan ini akan berlangsung lama, tetapi ia juga ingin memastikan bahwa ia tidak terburu-buru. Ini menunjukkan bahwa ia menghargai proses dan ingin membangun hubungan dengan cara yang tepat.
Selain itu, dalam lirik “Baby, let the games begin”, ia menggambarkan hubungan ini sebagai sebuah permainan yang penuh dengan tantangan dan ketidakpastian. Ini menunjukkan bahwa ia tidak takut akan keraguan atau konflik, karena ia percaya bahwa hubungan ini akan menjadi hal yang berharga bagi dirinya.
Makna Tersembunyi di Balik Lirik Lagu
Meskipun lagu “Ready for It” terdengar romantis, ada beberapa makna tersembunyi yang mungkin tidak semua orang sadari. Salah satunya adalah keterkaitan dengan hubungan Taylor Swift dengan Joe Alwyn. Dalam lirik “Knew I was a robber first time that he saw me”, ia menggambarkan dirinya sebagai seseorang yang suka mengambil risiko dan memainkan peran sebagai pencuri hati. Ini bisa menjadi metafora dari bagaimana ia merasa tertarik pada Joe Alwyn, meskipun ia juga merasa seperti sedang bermain-main dalam hubungan tersebut.
Selain itu, dalam lirik “And he can be my jailer, Burton to this Taylor”, ia mengacu pada pasangan legendaris Elizabeth Taylor dan Richard Burton. Ini menunjukkan bahwa ia melihat dirinya dan Joe Alwyn sebagai pasangan yang penuh dengan drama dan kekuatan emosional. Ini bisa menjadi petunjuk bahwa hubungan mereka bukanlah hubungan yang biasa, tetapi hubungan yang penuh dengan tantangan dan ketegangan.
Dalam lirik “Every love I’ve known in comparison is a failure”, ia mengatakan bahwa semua hubungan sebelumnya tidak bisa dibandingkan dengan hubungan ini. Ini menunjukkan bahwa ia merasa bahwa hubungan ini memiliki sesuatu yang unik dan istimewa, yang membuatnya merasa lebih puas dan bahagia.
Perbandingan dengan Lagu-Lagu Lain
Lagu “Ready for It” memiliki kesamaan dengan beberapa lagu pop lainnya yang juga menggambarkan perasaan cinta yang intens dan penuh tantangan. Misalnya, lagu “Bad Liar” oleh Selena Gomez juga menggambarkan bagaimana seseorang bisa bermain-main dalam hubungan sambil menyembunyikan kebenaran. Dalam lagu ini, Taylor Swift juga menggunakan metafora dan simbol untuk menyampaikan perasaannya, mirip dengan cara yang digunakan dalam “Ready for It”.
Selain itu, lagu “Love on the Brain” oleh Rihanna juga memiliki tema yang serupa, yaitu tentang cinta yang penuh dengan emosi dan ketidakpastian. Baik “Love on the Brain” maupun “Ready for It” menggambarkan bagaimana cinta bisa menjadi hal yang menantang, tetapi juga sangat menarik.
Sementara itu, lagu “Toxic” oleh Britney Spears juga memiliki energi yang mirip dengan “Ready for It”. Kedua lagu ini menggambarkan hubungan yang penuh dengan daya tarik dan risiko, di mana cinta bisa menjadi hal yang sangat menarik tetapi juga bisa berbahaya.
Kesimpulan: Keindahan dalam Ketidakpastian
Makna lagu “Ready for It” adalah tentang keinginan untuk menjalani hubungan yang penuh dengan tantangan dan ketidakpastian. Dalam lagu ini, Taylor Swift tidak hanya menggambarkan cinta, tetapi juga menggambarkan bagaimana cinta bisa menjadi permainan yang menarik dan penuh misteri. Dengan lirik yang penuh makna dan pesan yang jelas, lagu ini berhasil menyentuh hati banyak orang dan membuat mereka merasa terhubung dengan perasaan yang ia sampaikan.
Tidak hanya itu, “Ready for It” juga memiliki makna tersembunyi yang menunjukkan bahwa lagu ini mungkin bercerita tentang hubungan Taylor Swift dengan Joe Alwyn. Ini menunjukkan bahwa lagu ini tidak hanya sekadar tentang cinta, tetapi juga tentang eksplorasi diri dan keinginan untuk menciptakan sesuatu yang unik dan istimewa.
Secara keseluruhan, “Ready for It” adalah contoh sempurna dari bagaimana musik bisa menjadi sarana ekspresi emosi yang mendalam. Dengan lirik yang penuh makna dan pesan yang jelas, lagu ini berhasil menyentuh hati banyak orang dan memberikan wawasan baru tentang bagaimana cinta bisa menjadi hal yang menantang dan penuh makna.


Komentar