Halo Nusantara, Gorontalo, 22 Juni 2026 – Ketua Petani Milenial Kabupaten Polewali Mandar, Sadaria, berhasil meraih predikat enam besar nasional pada Lomba Temu Karya Wirausaha dalam rangka Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di Gorontalo.
Dari 38 provinsi yang mengikuti seleksi, peserta dari tujuh provinsi berhasil melaju ke babak 10 besar. Sulawesi Barat menjadi salah satu provinsi yang berhasil meloloskan dua wakil, termasuk Sadaria.
Pada kompetisi tersebut, Sadaria mempresentasikan inovasi pemanfaatan limbah daun kelapa menjadi sedotan ramah lingkungan sebagai alternatif pengganti sedotan plastik sekali pakai.
Inovasi tersebut mengedepankan pemanfaatan sumber daya lokal untuk menghasilkan produk bernilai tambah yang mendukung pengurangan limbah sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat.
Presentasi tersebut mendapat apresiasi dari panelis Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Selain aspek inovasi, karya yang dipresentasikan juga menitikberatkan pada potensi pengembangan ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan hasil samping pertanian.
Menurut Sadaria, inovasi tersebut dikembangkan sebagai upaya meningkatkan nilai tambah limbah daun kelapa yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal.
Ke depan, sedotan daun kelapa diinisiasi untuk digunakan oleh pelaku UMKM di kawasan Pantai Bahari Polewali sebagai bagian dari upaya mengurangi penggunaan plastik sekali pakai sekaligus mendorong penggunaan produk ramah lingkungan pada sektor pariwisata.
Keberhasilan tersebut diharapkan dapat mendorong lahirnya lebih banyak inovasi berbasis potensi lokal serta memperkuat peran petani milenial dalam pengembangan kewirausahaan dan pembangunan pertanian berkelanjutan.
Turut memberikan dukungan kepada Sadaria selama pelaksanaan lomba, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Sulawesi Barat Handani Hamdi, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Polewali Mandar Mujahidin, Kepala Dinas Perkebunan, Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Kabupaten Polewali Mandar Muh.
Jumadil, Kepala Dinas Pangan, Kelautan dan Perikanan Kabupaten Polewali Mandar Ahmad Kilang, serta kontingen PENAS Kabupaten Polewali Mandar.


Komentar