Inovasi Mahasiswa KKNT  UNDIP
Beranda / Nasional / Inovasi Mahasiswa KKNT  UNDIP: Olah Ayam Petelur Afkir Menjadi Otak-Otak Ayam Bernilai Jual Tinggi di Desa Sukorejo

Inovasi Mahasiswa KKNT  UNDIP: Olah Ayam Petelur Afkir Menjadi Otak-Otak Ayam Bernilai Jual Tinggi di Desa Sukorejo

Halo Nusantara, Dalam rangka mendukung peningkatan pengetahuan dan keterampilan pengolahan hasil ternak di masyarakat, mahasiswa KKN Tematik IDBU 42 Universitas Diponegoro (UNDIP) di bawah koordinasi Ketua Pelaksanaan Dr. Ir. Cahya Setya Utama, S.Pt., M.Si., IPM melaksanakan program inovasi pemanfaatan ayam petelur afkir menjadi produk olahan pangan yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal Minggu, 20 Juli 2025 dengan membawakan produk olahan yaitu otak- otak ayam dengan judul “Ayam Afkir Menjadi Produk yang Lebih Bernilai Ekonomis: Produksi Otak- Otak Ayam untuk Usaha Rumah Tangga”.

Program kemasyarakatan dilakukan oleh Saskia Ayu Kuspitutri, mahasiswa dari Program Studi Teknologi Pangan UNDIP. Kegiatan ini diselenggarakan di Rumah Kepala Desa Sukorejo, Kecamatan Sambirejo, Kabupaen Sragen. Ayam afkir adalah ayam petelur yang sudah melewati masa produktif bertelur, biasanya pada umur 22-24 bulan. Meskipun dagingnya lebih alot dibandingkan ayam pedaging, namun kandungan proteinnya tetap tinggi dan lemaknya rendah.

Proses pengolahan ini memadukan bahan-bahan seperti tepung terigu, tapioka, daun bawang, bawang putih, dan bumbu lain dengan metode pencampuran dan pemasakan yang tepat untuk memperbaiki tekstur daging. Dengan tambahan pengemulsi alami seperti tapioka dan baking powder, tekstur otak-otak menjadi lebih lembut, kenyal, dan tentunya enak dikonsumsi.

Program ini disambut dengan antusias oleh ibu-ibu PKK desa setempat yang terlibat langsung, salah satu anggota PKK menyampaikan kesannya,

Kesan hari ini luar biasa, karena KKN belum pernah kasih materi seperti ini jadi sangat bermanfaat. Semua dapat dimanfaatkan. Ada variasi rasa yang baru jadi itu berkesan bagi kami.” – Bu Lurah

Amri Akbar di tunjuk jadi PJ KETUM PP KAMMI

Foto bersama mahasiswa KKN Undip dan ibu-ibu PKK usai pelaksanaan program sosial kemasyarakatan olahan otak- otak ayam di Rumah Kepala Desa Sukorejo.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa dengan inovasi sederhana berbasis ilmu pengetahuan, potensi lokal seperti ayam afkir bisa diubah menjadi peluang usaha baru. Selain meningkatkan keterampilan masyarakat, program ini juga memperkuat ketahanan pangan keluarga dengan menghadirkan produk olahan bergizi dari sumber daya yang ada di sekitar.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *