Beranda » Blog » Makna di Balik Lagu ‘TV’ Billie Eilish yang Viral di Indonesia

Makna di Balik Lagu ‘TV’ Billie Eilish yang Viral di Indonesia

Lagu “TV” karya Billie Eilish telah menjadi salah satu lagu yang paling diminati di Indonesia dalam beberapa waktu terakhir. Dengan lirik yang sederhana namun penuh makna, lagu ini berhasil menyentuh hati banyak pendengarnya. Di balik judulnya yang tampak biasa, “TV” mengandung pesan mendalam tentang perasaan kesepian, kehilangan arah, dan keraguan diri yang sering dialami oleh banyak orang. Lagu ini tidak hanya menjadi refleksi emosional Billie Eilish sendiri, tetapi juga mencerminkan perasaan yang mungkin dirasakan oleh banyak orang, termasuk di Indonesia.

Billie Eilish, yang dikenal dengan gaya musik pop yang unik dan lirik yang penuh makna, melalui lagu “TV” menunjukkan sisi lain dari dirinya. Dalam lagu ini, ia berbicara tentang perasaan kesepian dan ingin melarikan diri dari masalah dengan cara yang sangat personal. Lirik seperti “I don’t wanna talk right now / I just wanna watch TV” menunjukkan bahwa Billie merasa lelah dan ingin menghindari konflik dengan orang yang dicintainya. Ini bukan sekadar lirik biasa, tetapi sebuah ungkapan emosi yang jujur dan terbuka.

Selain itu, “TV” juga menjadi simbol dari kebiasaan modern manusia yang cenderung memilih untuk menonton layar daripada menghadapi realitas. Dengan aransemen musik yang sederhana dan vokal yang lembut, lagu ini membawa pendengarnya ke dalam dunia batin yang dalam dan penuh makna. Tidak heran jika lagu ini menjadi viral di Indonesia, karena banyak orang merasa terhubung dengan pesan yang disampaikan oleh Billie Eilish.

Makna di Balik Judul “TV”

Judul “TV” pada dasarnya merupakan metafora yang digunakan Billie Eilish untuk menggambarkan cara manusia melarikan diri dari masalah dengan menonton layar. Dalam konteks lagu ini, “TV” bukan hanya sekadar alat hiburan, tetapi juga representasi dari kebiasaan manusia modern yang lebih nyaman memandang layar daripada menghadapi kenyataan hidup. Billie menjelaskan bahwa dalam situasi yang penuh tekanan, ia memilih untuk menonton TV sebagai cara untuk mengalihkan pikiran dan menghindari konflik.

Lirik “I’ll stay in the pool and drown / So I don’t have to watch you leave” menunjukkan bagaimana Billie merasa ingin tenggelam dalam keadaan yang tidak menyenangkan agar tidak harus menghadapi kepergian seseorang yang dicintai. Ini adalah ekspresi emosional yang kuat, yang menunjukkan betapa dalamnya rasa sakit yang ia alami. Meskipun terdengar dramatis, lirik ini mencerminkan perasaan sepi dan kehilangan yang sering dialami oleh banyak orang.

The Aviator 2004 movie poster

Dalam lirik lainnya, Billie juga menyebutkan bahwa ia ingin “put on Survivor just to watch somebody suffer.” Ini menunjukkan bahwa ia mencari pelarian dengan melihat penderitaan orang lain, seolah-olah dengan melihat orang lain menderita, ia bisa sedikit meredakan rasa sakitnya sendiri. Namun, hal ini juga menunjukkan bahwa ia masih belum bisa menghadapi masalah secara langsung.

Perasaan Kesepian dan Kehilangan Aras

Lagu “TV” juga menggambarkan perasaan kesepian dan kehilangan arah yang sering dialami oleh Billie Eilish. Dalam lirik “All of my friends are missing again / That’s what happens when you fall in love,” Billie menyampaikan bahwa hubungan cinta sering kali membuat seseorang kehilangan teman-temannya. Ini adalah pengakuan yang jujur tentang bagaimana cinta bisa mengisolasi seseorang dari lingkungan sosialnya.

Pernyataan ini menunjukkan bahwa Billie merasa bahwa cinta sering kali membuatnya merasa sendirian. Dalam hubungan cinta, ia merasa bahwa semua waktu dan perhatian yang dimiliki hanya untuk pasangan, sehingga teman-temannya semakin jauh. Hal ini mencerminkan realitas yang sering dialami oleh banyak orang, terutama dalam hubungan yang penuh tekanan.

Selain itu, Billie juga menyampaikan perasaan denial dalam lagu ini. Dalam lirik “You tell yourself, ‘It’s fine, you’re just in love’,” ia menunjukkan bahwa ia berusaha meyakinkan diri sendiri bahwa segalanya baik-baik saja, meskipun sebenarnya ia merasa kosong dan tidak puas. Ini adalah bentuk perlindungan diri yang umum dilakukan oleh banyak orang ketika menghadapi masalah emosional.

Dunia yang Terlalu Sibuk untuk Peduli

Di bagian lain dari lagu “TV,” Billie juga menyentuh isu-isu sosial yang relevan dengan dunia modern. Dalam lirik “The internet’s gone wild watching movie stars on trial / While they’re overturning Roe v. Wade,” Billie mengkritik bagaimana masyarakat lebih tertarik pada drama selebriti daripada isu-isu penting yang terjadi di dunia nyata.

That Should Be Me artinya dalam lagu dan kehidupan

Ini adalah pesan yang tajam dan jelas, yang menunjukkan bahwa Billie tidak hanya berbicara tentang perasaan pribadinya, tetapi juga tentang realitas sosial yang sedang terjadi. Ia menyampaikan bahwa dunia saat ini terlalu sibuk dengan hal-hal yang tidak penting, sementara isu-isu besar seperti hak reproduksi perempuan diabaikan.

Billie menulis lirik ini beberapa minggu sebelum putusan Roe v. Wade resmi dicabut pada tahun 2022, yang menunjukkan bahwa ia memiliki firasat buruk tentang arah dunia. Ia menyebut lirik ini sebagai “placeholder of doom,” yang menunjukkan bahwa ia merasa dunia sedang menuju ke arah yang tidak baik.

Puncak Kejujuran: “Maybe I’m the Problem”

Di akhir lagu “TV,” Billie Eilish mencapai puncak kejujuran yang paling mentah. Dalam lirik “Maybe I’m the problem,” ia mengakui bahwa mungkin dirinya sendiri yang menjadi masalah. Ini adalah pengakuan yang sangat personal dan menunjukkan bahwa ia mulai menghadapi dirinya sendiri.

Lirik ini diulang berkali-kali, seolah Billie sedang berusaha meyakinkan dirinya sendiri bahwa ia benar-benar mengakui kesalahan yang ia lakukan. Ini menunjukkan bahwa ia sedang dalam proses penyembuhan dan pencarian makna diri sendiri. Dengan lirik yang sederhana, Billie berhasil menyampaikan pesan yang dalam dan menyentuh.

“TV” sebagai Cermin Sunyi Generasi Sekarang

Lagu “TV” bukan hanya sekadar curhat dari Billie Eilish, tetapi juga menjadi cermin sunyi bagi generasi sekarang. Dalam lagu ini, Billie berhasil menggambarkan perasaan kosong yang sering dialami oleh banyak orang, terutama dalam era digital yang penuh dengan tekanan dan kesibukan.

The Bourne Ultimatum movie poster with action scene

Dengan aransemen musik yang sederhana dan lirik yang jujur, Billie membuka ruang bagi para pendengarnya untuk mengakui bahwa tidak apa-apa jika mereka sedang merasa hancur, selama masih berani melihat diri sendiri di tengah kekacauan. Ini adalah pesan yang sangat penting, terutama bagi generasi muda yang sering merasa terisolasi dan tidak didengar.

Kesimpulan

Lagu “TV” Billie Eilish tidak hanya menjadi lagu yang viral di Indonesia, tetapi juga menjadi refleksi emosional yang dalam dan menyentuh. Dengan lirik yang jujur dan aransemen musik yang sederhana, Billie berhasil menyampaikan pesan yang relevan dengan kehidupan modern. Lagu ini mengingatkan kita bahwa tidak apa-apa untuk merasa kesepian atau tidak yakin, selama kita masih berani menghadapi diri sendiri dan mencari makna dalam hidup.

Jika kamu merasa terhubung dengan pesan yang disampaikan oleh Billie Eilish dalam lagu “TV,” maka kamu bukanlah orang yang tunggal. Lagu ini adalah bukti bahwa musik bisa menjadi alat untuk menyampaikan perasaan yang sulit dijelaskan dengan kata-kata.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *